Perang Rusia-Ukraina, Berandai-Andai jika Ronald Reagan Masih jadi Presiden AS
Ilustrasi tank Rusia. Presiden Vladimir Putin pada Kamis pagi 24 Februari 2022 memerintahkan serangan Rusia ke Ukraina. (Foto: Kementerian Pertahanan Rusia)

Bagikan:

MEDAN - Perang Rusia-Ukraina disayangkan oleh Dunia. Tidak sedikit pihak yang berpendapat, salah satunya Tyler Cowen, seorang profesor dari Universitas George Mason di Virginia.

Cowen menuliskan opininya di Bloomberg dengan mengandaikan bahwa Amerika Serikat saat ini masih dipimpin oleh mendiang mantan Presiden Ronald Reagan.

Reagen Paham Beberapa Pemimpin Dunia Jahat

“Krisis Ukraina membuatku kangen pada mendiang Ronald Reagan. Lebih penting lagi itu membuat saya lebih menghargai pandangan dia soal moral dan realitas. Reagan benar-benar paham bahwa beberapa pemimpin dunia memang jahat. Mereka berusaha membatasi kebebasan warga negara, dan pemerintahan macam ini adalah ancaman bagi keamanan global,” tulis Cowen, dalam kolomnya di Bloomberg.

Reagan yang memimpin Amerika Serikat di masa Parang Dingin benar-benar melihat Uni Soviet an komunis sebagai musuh nomor satu.

Rusia saat ini memang berbeda dengan Soviet, karena ideologi mereka bukan lagi komunis. Tetapi kebijakan politik luar negeri mereka ternyata tidak berbeda. Putin terbukti pernah menggerakkan pasukan ke Georgia, Suriah, dan kini Ukraina.

Artikel ini pernah tayang di VOI.ID dengan judul: Konflik Ukraina: Kekhawatiran Calon Presiden Mitt Romney 10 Tahun Lalu Soal Rusia di Bawah Vladimir Putin Terbukti

Selain Perang Rusia-Ukraina, ikuti berita dalam dan luar negeri lainnya hanya di VOI Sumut, Berita Sumatera Utara Terkini!