Bagikan:

JAKARTA - Arab Saudi berencana membuka 600 ribu lowongan pekerjaan untuk Indonesia. Hal tersebut disampaikan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding usai menghadap Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jumat, 14 Maret.

Menteri Karding sudah mendapatkan persetujuan untuk melakukan kerja sama dengan Arab Saudi terkait penempatan pekerja migran Indonesia. Sebelumnya Indonesia melakukan moratorium dengan pihak Arab Saudi sejak 2015.

Dengan dibukanya kembali kerja sama penempatan pekerja migran, akan menertibkan puluhan ribu pekerja migran ilegal di Arab Saudi. Menurut Menteri Karding, Arab Saudi menjanjikan kurang lebih 600 ribu lowongan pekerjaan dengan rincian sekitar 400 ribu untuk pekerja rumah tangga atau domestik, sisanya merupakan pekerja formal.

Dalam waktu dekat, Menteri Karding sebutkan, akan melakukan penandatanganan MoU dengan Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi. Setelah MoU ditandatangani, Kementerian P2MI akan langsung memberlakukan skema pelatihan sebelum mengirim pekerja migran Indonesia ke Arab Saudi.