YOGYAKARTA - Tidur adalah salah satu kebutuhan dasar manusia yang tidak hanya penting bagi kesehatan fisik, tetapi juga berdampak pada keseimbangan mental dan spiritual. Dalam Islam, tidur bukan hanya sekadar istirahat, tetapi juga memiliki aturan dan adab tertentu yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Mengetahui waktu tidur yang baik menurut Islam dapat membantu umat Muslim menjaga kesehatannya serta mendapatkan berkah dalam hidup.
Waktu Tidur yang Baik Menurut Islam
- Tidur Setelah Isya dan Bangun di Sepertiga Malam Terakhir
Salah satu waktu tidur yang baik menurut Islam adalah setelah melaksanakan salat Isya. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk tidak begadang tanpa keperluan yang penting. Hal ini didasarkan pada hadits dari Aisyah RA yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW biasanya tidur setelah Isya dan bangun di sepertiga malam terakhir untuk melaksanakan salat Tahajud.
Bangun di sepertiga malam terakhir memiliki banyak keutamaan, salah satunya adalah kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah seperti salat Tahajud dan berdoa. Rasulullah SAW bersabda:
“Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir. Lalu Dia berfirman: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberinya. Dan siapa yang meminta ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya.’” (HR. Bukhari dan Muslim)
- Menghindari Tidur Setelah Subuh
Islam mengajarkan bahwa waktu setelah Subuh adalah waktu yang penuh berkah. Oleh karena itu, tidur setelah Subuh tidak dianjurkan kecuali ada keperluan mendesak seperti sakit atau kurang tidur di malam hari. Rasulullah SAW dan para sahabatnya biasanya mengisi waktu pagi dengan aktivitas yang produktif seperti bekerja, belajar, atau berdzikir.
BACA JUGA:
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW berdoa:
“Ya Allah, berkahilah umatku di pagi harinya.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Oleh karena itu, tidur setelah Subuh bisa mengurangi keberkahan dalam rezeki dan membuat tubuh merasa lemas sepanjang hari.
- Tidur Siang (Qailulah) yang Dianjurkan
Dalam Islam, tidur siang atau qailulah dianjurkan karena dapat memberikan energi tambahan bagi tubuh. Rasulullah SAW bersabda:
“Tidurlah kalian di waktu siang (qailulah), karena setan itu tidak tidur di waktu siang.” (HR. Thabrani)
Tidur siang yang baik biasanya dilakukan sebelum atau setelah salat Zuhur dengan durasi sekitar 20-30 menit. Tidur siang yang berlebihan justru dapat membuat tubuh terasa lemas dan mengganggu ritme tidur malam.
- Menghindari Tidur Terlalu Larut
Islam tidak melarang begadang, tetapi jika tidak ada keperluan yang penting, sebaiknya umat Muslim menghindari tidur larut malam. Begadang yang tidak produktif dapat mengganggu kesehatan serta membuat seseorang sulit bangun untuk melaksanakan salat Subuh. Rasulullah SAW sendiri tidak menyukai begadang kecuali untuk keperluan ibadah atau urusan penting.
Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak menyukai berbincang-bincang setelah Isya kecuali untuk kepentingan tertentu seperti belajar ilmu agama atau urusan umat.
- Adab Tidur dalam Islam
Selain mengetahui waktu tidur yang baik menurut Islam, umat Muslim juga dianjurkan untuk mengikuti adab tidur yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, seperti:
- Berwudhu sebelum tidur
- Membaca doa sebelum tidur, seperti Ayat Kursi dan tiga surat terakhir dalam Al-Qur’an (Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas)
- Tidur dalam posisi miring ke kanan
- Tidak tidur dalam keadaan tengkurap, karena Rasulullah SAW melarang posisi ini
- Menghindari tidur dalam keadaan marah atau dengan perasaan dendam
Mengetahui waktu tidur yang baik menurut Islam sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus mendapatkan keberkahan dalam hidup. Islam menganjurkan tidur setelah Isya, bangun di sepertiga malam terakhir, menghindari tidur setelah Subuh, serta melakukan tidur siang (qailulah) secukupnya. Dengan mengikuti sunnah tidur Rasulullah SAW, umat Muslim tidak hanya memperoleh kesehatan fisik, tetapi juga kedekatan spiritual dengan Allah SWT.
Untuk menambah refrensi soal tidur secara Islami, Anda juga perlu mengetahui Posisi Tidur yang Baik Menurut Islam dan Disarankan
Jadi setelah mengetahui waktu tidur yang baik menurut Islam, simak berita menarik lainnya di VOI.ID, saatnya merevolusi pemberitaan!