Kerja Sama UMSU dengan Jepang di Bidang Pengembangan Energi Terbarukan
Akademisi dan pengusaha Jepang mengunjungi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara untuk menjalin kerjasama penelitian guna pengembangan energi terbarukan. (ANTARA/HO)

Bagikan:

MEDAN - Akademisi dan pengusaha Jepang mengunjungi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara untuk menjalin kerjasama penelitian guna pengembangan energi terbarukan.

Kehadiran ilmuwan dari Nagaoka University of Technology, Japan dan para pengusaha didampingi Financial/ Customs Departemen Kedutaan Besar Indonesia di Jepang, Fadli Rinaldi Lubis. "Kami merasa sangat bangga atas kunjungan langsung Prof Kobayasi bersama sejumlah investor dari Jepang ke UMSU, "ungkap Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP saat menerima kunjungan delegasi Jepang di Kampus UMSU Jalan Kapten Mukhtar Basri, Medan, Senin (16/5).

UMSU Kerja Sama dengan Nagaoka University of Technology

Menurut Rektor, UMSU siap untuk menjalin kerjasama penelitian dan pendidikan dengan Nagaoka University of Technology, Japan. Begitupun dengan rencana pengembangan proyek penelitian energi terbarukan, khususnya pemanfaatan limbah sawit dengan melibatkan para pengusaha.

Rektor berharap kerja sama yang terjalin akan bisa terwujud dan bisa memberikan manfaat dan kebaikan bersama. " Kolaborasi kerjasama ini diharapkan bisa memberikan manfaat dan kebaikan bersama. UMSU memiliki sumber daya di bidang pertanian dan teknik sesuai dengan bidang kerjasana yang ditawarkan," katanya.

Sementara, Dekan Fakulras Teknik dan Inovasi Nagaoka University of Technology, Japan, Prof Kobayashi mengungkapkan, kedatangannya ke UMSU untuk melanjutkan Super Global Project yang dicanangkan oleh Nagaoka University of Technology yang telah bekerjasama dengan 9 negara. untuk negara selanjutnya Prof Kobayashi menginginkan Indonesia dan memilih UMSU sebagai salah satu mitra kerjasama.

Untuk itu , dia menawarkan kepada UMSU untuk terlibat dalam proyek pemanfaatan limbah cangkang kelapa sawit dan limbah pengolahan kelapa sawit menjadi biofuel. Selain itu juga kerjasama terkait penggunaan cangkang kelapa sawit untuk dijadikan mechanical pulp.

" Saya juga menawarkan Joint research terkait penggunaan batubara coklat yang dicampur cangkang untuk dijadikan biofuel," katanya.

Lebih lanjut, dia juga membuka peluang untuk pertukaran mahasiswa dan dosen untuk pengembangan pendidikan dan ilmu pengetahuan.

Sementara itu, Financial/ Customs Departemen Kedutaan Besar Indonesia di Jepang, Fadli Rinaldi Lubis mengungkapkan, pihaknya membawa serta sejumlah investor untuk ikut melakukan kunjungan ke UMSU guna memberikan kemungkinan peluang dalam mengembangkan usaha di bidang energi terbarukan khususnya pengolahan limbah sawit.

"investor sengaja kita undang untuk invest buat mesin pengolahan limbah sawit di indonesia atau mengangkat mesin dari Malaysia ke indonesia. Mudah- mudahan ada CEO yang tertarik untuk invest di project ini," katanya

Turut hadir dalam pertemuan itu, CEO HKGP Co, Ltd., Lee Guang Zhe, Secretary of Mr. Lee HKGP Co, Ltd. (Hongkong) Hu Sang, Vice President Green Eco Energy Asset Management Co, Ltd. Kenechiro Yamamoto, President Director PT Osaka Gas Indonesia , Toshihiro Ouchi, Director PT Osaka Gas Indonesia, Masakazu Hara, Director International Technical and Brains Services Co. Sei Tomio, CEO Matsuda Koi Farm, Matsuo Matsuda.

Presiden PT Gistec Prima Energindo, Kevin Hidajat, S.E. Director Japan Halal Certification Promotion Organization (JHCPO) Kato Yosuke, Asisten Research Manager Japan Halal Certification Promotion Organization (JHCPO), Fathan Abdillah. Dari UMSU hadir Wakil Rektor I, Prof. Dr. Muhammad Arifin, SH, M Hum, WR2, Prof. Dr. Akrim, MPd, WR 3, Dr. Rudianto dan dekanat se UMSU.

Selain Kerja Sama UMSU dengan Jepang, ikuti berita dalam dan luar negeri lainnya hanya di VOI Sumut, Berita Sumatera Utara Terkini!