Sejarah Kopi, Ditemukan Penggembala Kambing hingga Mendunia
Ilustrasi. (Foto- Wikimedia)

Bagikan:

MEDAN – Tidak ada yang tahu pasti kapan sejarah kopi ditemukan dan dimulai. Akan tetapi, merujuk pada Asosiasi Kopi Amerika Serikat (NCA) jejak muasalnya bisa ditelusuri dari hutan kopi kuno di negeri Etiopia.

Masyarakat di sana percaya orang yang pertama kali menemukan biji kopi adalah seorang penggembala kambing bernama Kaldi.

Kopi Ditemukan Penggembala Kambing Bernama Kaldi

Alkisah, Kaldi menemukan kopi setelah memperhatikan kambingnya memakan buah dari sebuah pohon. Setelah memakan buah tersebut, kambing miliknya menjadi begitu energik sampai-sampai tak tidur sepanjang malam.

Lantas Kaldi menceritakan pengalamannya kepada kepala biara setempat. Mereka lalu meracik buah kopi menjadi minuman yang mampu membuatnya terjaga semalaman untuk beribadah. Penemuan itu pun kemudian meluas hingga ke jazirah Arab.

Perdagangan Kopi Dimulai di Arab

Penanaman dan perdagangan kopi pertama kali dimulai di Arab. Pada abad ke-15, mulanya kopi di Yaman, satu abad kemudian semakin meluas sampai ke Persia, Mesir, Suriah hingga Turki.

Ternyata seiring melonjaknya penikmat kopi, kedai kopi pun sudah mulai menjamur pada abad itu. Kafe-kafe itu pertama kali ada di kota-kota di Timur Dekat (kawasan Suriah, Irak dan Iran).

Kafe tersebut dikenal dengan sebutan "Qahveh Khaneh" yang artinya sekolah kebijakan. Disebut demikian karena tempat itu berkembang menjadi pusat pertukaran informasi penting, karena menjadi tempat berkumpulnya para seniman dan sastrawan.

Kopi Masuk Eropa

Kebiasaan mengonsumsi kopi di Arab mulai dikenal para pelancong yang datang dari Eropa. Mereka yang menyukainya lantas membawa minuman hitam itu ke kampung halamannya. Dari situlah kopi pertama kali menyebar di Eropa.

Pada abad ke-17, kopi berhasil melanglang buana sampai ke Eropa dan menjadi populer di seluruh benua. Beragam reaksi pun muncul. Tidak semua orang menyambut baik kopi. Beberapa orang mencurigai kopi sebagai "minuman setan yang pahit."

Selain itu, di Venesia, pada 1615 minuman kopi sempat dikecam oleh pemuka agama setempat. Kontroversi ini kemudian meluas hingga sampai ke kuping Paus Klemens VIII.

Klemens VIII diminta turun tangan untuk menengahi masalah kopi. Ia lalu mencicipi minuman tersebut sebelum mengambil keputusan. Kemudian ia merasakan minuman tersebut begitu memuaskan, sampai akhirnya ia memberikan persetujuan kepausan.

Artikel ini pernah tayang lengkap di VOI.ID dengan judul: Hikayat Kopi yang Ditemukan Penggembala Kambing di Etiopia dan Menyebar ke Seluruh Dunia.

Selain sejarah kopi, ikuti berita dalam dan luar negeri lainnya hanya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!