9 Korban Longsor Proyek Pembangunan PLTA Batang Toru Ditemukan
Tim SAR evakuasi Jasad diduga korban Tanah Longsor Batang Toru di Sungai Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. (Foto: Antara)

Bagikan:

MEDAN – Di hari keempat pencarian korban bencana alam tanah longsor di kawasan proyek pembangunan PLTA Batang Toru, Tim SAR Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, kembali menemukan dua orang korban.

"Hari ini ada dua jenazah ditemukan satu kondisi utuh satunya sulit dikenali," jelas Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapanuli Selatan, Hotmatua Rambe,  dilansir Antara, Selasa, 4 Mei.

Jasad yang Ditemukan Susah Dikenal

Jasad pertama yang kondisinya sudah susah dikenali di temukan pukul 11.30 WIB di pinggir Sungai Batang Toru di Kecamatan Muara Batang Toru, Tapsel.

"Satu setengah jam berselang atau sekira pukul 01.00 WIB, SAR menemukan satu jenazah utuh mengapung di Sungai Batang Toru di Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur," katanya.

Ia mengatakan kedua jenazah dibawa ke RSUD Sipirok untuk identifikasi. "Dengan tambahan temuan dua jenazah ini, maka total sudah sembilan korban yang ditemukan meninggal, " katanya.

Dengan ditemukan sembilan jenazah maka ada empat jenazah lagi diduga yang belum ditemukan atau total 13 orang yang sebelumnya dinyatakan hilang akibat longsor tersebut.

Perlu diketahui, 13 korban tanah longsor adalah sepuluh korban hilang akibat tanah longsor di Wek 1 Batang Toru akibat hujan.

Korban adalah warga, sementara tiga lainnya merupakan karyawan PLTA Batang Toru, satu di antaranya adalah warga asing.

Selain Korban Longsor Proyek Pembangunan PLTA Batang Toru, ikuti berita dalam dan luar negeri lainnya hanya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!